Showing posts with label Misteri Arkeologi. Show all posts
Showing posts with label Misteri Arkeologi. Show all posts

Seorang Profesor Mengklaim Menemukan Peta Harta Karun Suku Maya

Kita selalu takjub dengan petualangan memburu harta karun seperti yang digambarkan dalam film Indiana Jones atau National Treasure.


Kita selalu takjub dengan petualangan memburu harta karun seperti yang digambarkan dalam film Indiana Jones atau National Treasure.

Tetapi bagi Joachim Rittsteig, petualangan yang sesungguhnya baru akan dimulai karena ia mengklaim telah berhasil menemukan sebuah petunjuk yang mengarah kepada lokasi harta karun suku Maya. Ia menemukan petunjuk itu di dalam Dresden Codex yang telah berusia ratusan tahun.

Perlu dicatat kalau Joachim bukanlah seorang pengkhayal yang terlalu banyak menonton film petualangan. Ia adalah seorang profesor Emeritus di universitas Dresden yang telah mempelajari kebudayaan suku Maya selama 40 tahun.

Ia juga ahli bahasa suku Maya dan salah satu objek penelitiannya adalah Dresden Codex yang berisi catatan-catatan mengenai kebudayaan suku Maya.

Joachim percaya kalau pada Codex itu tersembunyi harta karun berupa emas murni seberat 8 ton. Bukan itu saja, Joachim mengklaim mengetahui lokasi persembunyian harta tersebut, yaitu di dasar danau Izabal.

Dresden Codex atau Codex Dresdensis sendiri adalah satu dari empat dokumen utama yang masih tersisa dari kebudayaan Maya.

Dokumen ini pertama kali ditulis oleh para pendeta suku Maya pada tahun 1250 Masehi. Dokumen ini memiliki 74 halaman dengan 74 hieroglyps yang berbeda. Jika direntangkan, panjangnya mencapai 3,56 meter.

Para ahli percaya kalau dokumen ini adalah dokumen tertua yang pernah ditulis di benua Amerika.


Dresden codex ditulis diatas kertas yang terbuat dari batang pohon ara dan ditulis oleh delapan penulis yang memiliki gaya tulisan yang berbeda-beda. Masing-masing dari mereka juga membahas subjek yang berbeda pula.

Ada bahasan mengenai astronomi yang memuat tabel Venus dan Bulan dengan akurasi yang luar biasa. Tabel bulan itu memiliki interval yang berkolerasi dengan gerhana. Sedangkan tabel Venus berkorelasi dengan pergerakan planet itu di angkasa.


Di dalamnya juga ada almanak, tabel astrologi, informasi mengenai musim-musim, banjir, penyakit, pengobatan, referensi keagamaan dan saran mengenai waktu bercocok tanam.

Selain itu, codex ini jugalah yang dianggap banyak orang telah memprediksikan kehancuran bumi pada tahun 2012 karena pada bagian akhirnya diceritakan mengenai bumi yang tenggelam oleh air yang keluar dari mulut naga.

Pertama kali Codex ini dikenal masyarakat luas adalah pada tahun 1739 ketika Johann Christian Gotze, direktur Royal Library di Dresden, membelinya dari kolektor pribadi di Wina, Austria.

Bagaimana awalnya Codex itu bisa berada di Wina tidak diketahui dengan pasti. Namun ada spekulasi yang menyebutkan kalau Codex itu mungkin telah dihadiahkan oleh Hernando Cortes kepada Charles I, Raja Spanyol pada waktu itu.

Seperti yang kita ketahui, Hernando Cortes adalah penakluk Spanyol yang berhasil menguasai sebagian besar wilayah Mexico pada awal abad ke-16, termasuk kerajaan Aztec yang berhasil dilumpuhkannya pada tahun 1521.

Setelah diperoleh oleh Gotze, pada tahun 1744, Codex itu diberikan kepada Royal Library di Dresden yang kemudian memamerkannya untuk pertama kali pada tahun 1848.

Pada perang dunia II, codex itu mengalami kerusakan serius akibat pengeboman. Dua belas halamannya rusak dan bagian-bagian lainnya hancur. Namun, usaha restorasi yang terus menerus berhasil memulihkannya sehingga bisa dipelajari hingga kini.

Siapa sangka, dokumen yang awalnya hanya dianggap bernilai sejarah ini ternyata mengandung petunjuk mengenai harta karun yang sangat berharga.

"Codex Dresden memiliki petunjuk yang mengarah kepada delapan ton emas murni." Kata Joachim Rittsteig.

Dengan disponsori oleh surat kabar Bild dari Jerman, Ia telah menyiapkan sebuah ekspedisi menuju danau Izabal, tempat yang dipercayainya menyimpan harta karun tersebut.

Joachim Rittsteig

Menurut Rittsteig, halaman 52 pada codex tersebut menyebutkan mengenai sebuah kota suku Maya yang bernama Atlan yang hancur oleh gempa bumi pada tanggal 30 Oktober tahun 666 sebelum Masehi. Di kota ini, mereka menyimpan 2.156 batangan emas yang dipermukaannya terukir hukum-hukum suku Maya.

Ketika kota itu hancur oleh gempa, emas-emas itu ikut tenggelam ke dalam danau Izabal yang berada di timur Guetamala.

Citra Satelit danau Izabal

Rittsteig mengklaim telah berhasil menemukan reruntuhan kota Atlan dengan citra radar yang diambil di daerah tersebut.

Ia memperkirakan kalau seluruh batangan emas itu bernilai sekitar 290 juta dolar Amerika. Ini jumlah yang sangat besar, bahkan untuk ukuran saat ini. Jika harta ini ditemukan, dipastikan kalau nilai sejarahnya akan jauh lebih berharga dibanding nilai materinya.

Selain masalah harta, ada satu hal lagi yang menarik dari perkataan Rittsteig. Kalian mungkin memperhatikan kalau nama kota suku Maya yang hancur oleh gempa bumi tersebut adalah Atlan.


Teringat dengan sesuatu?

Ya, Atlantis yang juga hancur oleh gempa bumi sekitar tahun 10.000 sebelum Masehi. Tentu saja yang membedakan kedua kota itu adalah rentang waktu kehancuran yang sangat jauh, hampir 9.000 tahun.

Jika kita tidak bisa menemukan Atlantis yang misterius itu, mungkin kita masih bisa menemukan kota Atlan yang penuh dengan batangan emas. Dan saya kira itu pun akan menjadi sesuatu yang sangat menarik.

Sumber :
xfile-enigma.blogspot.com

Temuan Arkeologi Baterai Jaman Kuno Di Dalam Kendi

Peradaban barat mengenal penemu baterai yang pertama adalah Alessandro Volta pada tahun 1800. Namun siapa sangka sebuah temuan arkeologi di pinggiran Kota 1001 Malam itu bisa mengejutkan.
Temuan Arkeologi Kendi Misterius Dengan Tabung Tembaga Yang Bisa Berfungsi Sebagai Baterai
Para arkeolog pada tahun 1938 menemukan benda mirip vas atau kendi yang kemudian diberi julukan baterai Baghdad. Kendi ini setelah direka ulang ternyata bisa berfungsi sebagai penghasil listrik sebesar 1.5 hingga 2 volt, seperti layaknya baterai. Kendi tersebut merupakan artefak jaman Mesopotamia, yang diperkirakan dibuat pada periode partian atau sasanid, sekitar 2000 tahun sebelum baterai Volta ditemukan.
Susunan Bagian Dalam Kendi Baterai Setelah Direka Ulang
Sementara disimpulkan, bahwa baterai kendi itu bukan digunakan untuk sumber energi, namun hanya dipakai untuk alat hiburan semata, seperti mainan. Baterai kuno ini sebetulnya menyimpan misteri, siapa pembuatnya dan apa sesungguhnya tujuan pembuatannya.
Skema Baterai Kuno Yang Ditemukan Di Pinggiran kota Baghdad
Baterai kendi ini terdiri dari kendi atau vas sebagai rumah (casing), sedangkan didalam kendi tersebut berisi cairan elektrolit, tabung tembaga yang juga berisi elektrolit, batang besi untuk menghantar listrik, dan aspal sebagai sumbat kendi.

sumber: http://fotounikaneh.blogspot.com/2010/01/temuan-arkeologi-baterai-jaman-kuno-di.html

Jejak Kaki Tertua Berusia 40.000 Tahun

KAKI TUA DI DUNIA BARU: 40,000-tahun telapak kaki manusia di Mexico terbuat dari debu vulkanik dapat menggoyahkan teori yang sudah lama berdiri tentang migrasi manusia ke Amerika Utara dari kepala sampai ke jari kaki. (Liverpool John Moores University - Bournemouth University)




Ilmuwan Inggris percaya bahwa di Mexico pusat ada diperkirakan tapak kaki manusia berumur 40,000 tahun. Penemuan ini dibuat untuk menantang penelitian sebelumnya yang mengatakan kedatangan manusia pertama di Amerika mendekati 13,500 tahun yang lalu.
Penemuan ini dilakukan pada tahun 2003 oleh Professor Mathew Bennet, dari universitas Bournemouth dan Dr. Silvia Gonzalez, dari universitas Liverpool John Moores. Tapak kaki ini ditemukan di daerah pertambangan kuno dekat pegunungan Cerro Toluquilla di lembah Valsequillo, terletak dekat Puebla, selatan kota Mexico.

Menurut Dr. Gonzalez, tapak kaki ini berbentuk fosil pada debu vulkanik di pesisir danau vulkanik kuno.

Dr. Gonzalez percaya bahwa perubahan cuaca dan letusan gunung Cerro Toluquilla menyebabkan tingkat ketinggian danau vulkanik menjadi lebih tinggi dan menurun, dan memperlihatkan lapisan debu vulkanik Xalnene. Dr. Gonzalez mengatakan jejak kaki ini terjadi ketika ketinggian air meningkat dan mengakibatkan ini menjadi sekaras betonan. Jejak kaki ini ditemukan pada waktu pekerja tambang memindahkan kurang lebih tiga yard endapan danau yang mengendap di atas lapisan debu vulkanik dimana jejak kaki tersebut berada.

Menggunakan teknologi laser, sekelompok tim ilmuwan menganalisa jejak kaki itu dan memperkirakan umurnya sekitas 40,000 tahun lalu. Penemuan ini mendapat tantangan dari penemuan sebelumnya tentang ide penduduk pertama Amerika.

Sebelumnya komunitas ilmuwan percaya bahwa manusia pertama tiba di Amerika Utara setelah jaman es lalu sekitar 13,500 tahun yang lalu.

Dipercaya bahwa manusia menyeberangi jembatan tanah yang dulu pernah ada dari Asia menuju yang sekarang dikenal dengan Alaska dan akhirnya menempati seluruh benua.

Teori ini didukung oleh penemuan peralatan batu bernama Clovis. Peralatan ini diperkirakan berumur 13,500 tahun yang lalu.

Profesor David Huddart, dari universitas Moores, dan kolabolator penemuan ini mengatakan: “Penemuan jejak kaki manusia berumur 40,000-tahun di Mexico berarti model kehadiran manusia ‘Clovis Pertama’ tidak lagi bisa diterima sebagai bukti pertama kehadiran manusia di Amerika”.
Dr. Gonzalez mengatakan penemuan ini mendukung teori bahwa koloni pertama mungkin datang melalui air, menggunakan rute migrasi perairan Pacific, daripada dengan jalan kaki dan berkelompok kelompok datang ke Amerika pada waktu berbeda

sumber: http://haxims.blogspot.com/2010/01/jejak-kaki-tertua-berusia-40000-tahun.html

5 Harta Karun Terpendam Dari Seluruh Belahan Dunia

Danau Guatavita

Danau Guatavita adalah tempat dimana manusia purba dari Colombia (Amerika Selatan) dulu pernah menyelimuti dirinya sendiri dengan debu emas, lalu mengayuh ke tengah danau dan menyebarkan emas dan berlian ke dalam danau sebagai korban kepada berhala mereka.

Danau Guatavita sempat menimbulkan kekacauan di Amerika Utara saat itu yang juga ikut membangun terhadap mitos El Dorado (Kota Emas). Percobaan pertama untuk mengambil emasnya dilakukan oleh Hernan Perez de Quesada pada tahun 1545.

Harta Karun Kapten Kidd

Kapten Kidd adalah seorang kapten kapal bajak laut yang ditahan oleh Pemerintah Inggris karena pembajakan dan pembunuhan, dan akhirnya digantung.

Takut digantung, Kapten Kidd akhirnya mengubur harta karunnya dan meminta para eksekusionernya untuk memburu harta karun tersebut dan mengambilnya. Para eksekusioner tersebut sempat mendapat harta itu, tetapi Kapten Kidd tetap digantung dan dimasukkan ke dalam aspal, lalu digantung di atas Sungai Thames ketika Pemerintah Kerajaan Inggris memberikan gaji yang lebih besar kepada eksekusioner Kapten Kidd.

Harta karun itu kini berada di sebuah lokasi yang tidak diketahui, dengan sebuah peta ini yang menjadi petunjuknya:



Emas Montezuma

Zaman dahulu, para Aztec merajalela di Meksiko. Mereka membangun kerajaan-kerajaan yang megah, dipenuhi dengan kekayaan dan kemakmuran. Hingga akhirnya para penjelajah Spanyol datang. Karena keunikan warna kulit para orang Spanyol ini, orang Aztec yang tidak tahu apa-apa menyembahnya.

Namun, karena ketamakan dari para orang Spanyol, mereka mengambil alih istana Aztec, membunuh para raja-raja mereka termasuk Montezuma, seorang raja Aztec yang terkenal. Mereka juga melelehkan patung-patung emas milik Montezuma yang tersebar di Tenochtitlan, ibukota Aztec saat itu.

Hingga akhirnya, masyarakat Aztec merasa mereka telah dibohongi dan memburu para orang Spanyol keluar dari Tenochtitlan. Sayangnya, karena mereka masih terus saja rakus, para penjelajah Spanyol tersebut terus mencoba membawa emas yang berhasil mereka lelehkan. Sayangnya, emas yang mereka coba bawa terlalu berat, dan Tenochtitlan dikelilingi rawa. Para orang Spanyol tersebut akhirnya terjebak dan tidak bisa keluar. Beberapa mencoba, namun mati bersama emasnya di rawa yang mengelilingi Tenochtitlan.

Beberapa arkeologis dari UK berhasil menggali beberapa emas ini.


Sumur Oak Island

Oak Island, sebuah pulau kecil di Nova Scotia, Kanada, adalah sebuah pulau yang tidak berpenghuni. Suatu hari di tahun 1775, seorang penebang kayu Daniel McGinnis sedang berjalan di pulau tersebut untuk mencari kayu ketika ia menemukan sebuah sumur.

Sumur tersebut amat dalam, dan ia begitu yakin bahwa ada harta karun di dalamnya -- logika menyatakan bahwa tidak ada orang yang tinggal disitu, untuk apa membangun sumur?

Beberapa abad kemudian, pencari harta karun mulai mencari di sumur itu, dan hingga saat ini, masih belum dapat dipastikan apakah ada emas didalamnya -- atau bahkan kedalaman sumur tersebut. Sumur Oak Island tetap menjadi misteri.



Harta Karun NAZI


Ketika perang dunia II, NAZI memiliki sebuah rencana rahasia yang amat picik, yaitu mencoba menghancurkan ekonomi Amerika dan Inggris dengan cara membanjiri kedua negara tersebut dengan mata uang palsu yang tidak berharga. Sebagian dari rencana ini termasuk... menghujani kota-kota Amerika dan Inggris dengan uang palsu. Modal yang digunakan untuk operasi ini adalah karya-karya seni mahal dan emas rampasan dari negara Eropa lain.

Operasinya disebut Operasi Bernhard. Namun, operasi ini terpaksa gagal ketika Amerika mematikan NAZI pada 1945. Tidak mau kehilangan modal mereka, para NAZI terpaksa membawa karya-karya seni dan emas mereka, membungkusnya kedalam plastik dan brankas, lalu menceburkannya ke dalam danau Toplitz.

Danau Toplitz ini begitu tinggi di atas pegunungan dan begitu dalam, hingga beberapa meter di bawah permukaannya, sudah tidak ada oksigen. Para pemburu harta karun juga harus melewati satu lagi: Austria. Austria adalah negara yang begitu sensitif terhadap kata "NAZI" hingga siapapun yang mengucapkannya secara literal masuk penjara.

Mereka juga harus melawan debu bawah air, pohon-pohon tumbang yang tenggelam ke dalam danau, dan kapal mereka terus menerus diterpa badai salju, yang menyebabkan rusaknya peralatan navigasi mereka.

sumber: http://juandry.blogspot.com/2010/01/5-harta-karun-terpendam-dari-seluruh.html

12 Monumen Paling Misterius Di Dunia




Sejumlah tempat di berbagai belahan dunia, terdapat sejumlah monumen yang keberadaan masih misterius karena para ilmuwan belum berhasil menyingkap tuntas tentang latar belakang benda-benda bersejarah itu. Hanya 12 monumen yang dianggap paling misterius di dunia. Semuanya sangat dikenal di dunia tapi tidak ada yang tahu persis latar belakang bangunan itu berdiri.

Kebanyakan monumen-monumen itu tidak utuh lagi,yang hanya menyisakan kisah-kisah misterius yang tak terkonfirmasi. Sebut saja Homestead, Florida dan Yonaguni, Jepang terselubung misteri hingga kini.

Tidak ada yang tahu persis mengapa Stonehenge dibangun, bagaimana bangunan itu tenggelam jauh di dalam laut, siapa yang memesan dan membuat ukiran batu granit raksasa yang berisi instruksi untuk membangun kembali masyarakat di sebuah bukit terpencil di Georgia. Ini semua masih berselimut kabut tebal. Mungkin suatu waktu akan terungkap, atau mungkin kabut itu tak akan pernah tersingkap sama sekali.

Berikut 12 monumen/reruntuhan monumen yang paling misterius sepanjang sejarah.

1.Monumental Instructions for the Post-Apocalypse (Monumental Petunjuk untuk Post-Wahyu)





Di sebuah bukit kecil di timur laut tandus Georgia berdiri monumen paling paling aneh dan misterius di dunia. Namun melihat dari arsitektur bangunan, monumen itu tidak diciptakan pada zaman kuno





Dikenal sebagai 'Georgia Guidestones', lima struktur batu ini tingginya16 feet, dengan berat 20-ton. Pada bongkahan granit ada tulisan dalam delapan bahasa - di antaranya bahasa hieroglif Mesir, Hindi dan Swahili - dengan instruksi agar yang selamat membangun kembali peeradaban baru di bumi. Apakah instruksi dalam delapan bahasa itu berkaitan dengan ramalan kiamat? Ini yang masih belum jelas. Tidak jelas juga perintah ini ditujukan untuk siapa. Lebih tidak jelas lagi, siapa yang membangun monumen aneh ini.







2. Danau Michigan Stonehenge




Awalnya, sekelompok peneliti menggunakan sonar untuk mencari bangkai kapal di dasar Danau Michigan, hasil yang didapat sungguh mengejutkan. Mereka justru menemukan struktur Stonehenge kuno 40 feet di bawah permukaan air.

Sebagian dari batu tersebut dalam suatu lingkaran dan satu muncul untuk menunjukkan ukiran dari suatu MASTODON. Diduga, benda purbakala ini dibangun 10,000 tahun lalu, kemungkinan bertepatan dengan pasca-Ice Age kehadiran manusia dan mastodons di daerah. . Michigan sudah memiliki situs Petroglyph dan batu berdiri.


3. Reruntuhan di bawah laut di Jepang





Di pantai selatan Yonaguni, Jepang, terdapat reruntuhan yang terendam, diperkirakan telah berusia sekitar 8.000 tahun.

Though some people believed that it was carved by geographic phenomena, it's now confirmed to be man-made as the intricate stairways, carvings and right angles suggest.
Meskipun sebagian orang percaya bahwa itu merupakan kreasi alam, namun sekarang muncul suara-suara yang menyebut itu buatan manusia. Hal itu terlihat dari susunan tangga yang rumit, ukiran-ukiran yang ada di sana yang diyakini sebagai buatan manusia. Situs ini ditemukan 1995 oleh seorang penyelam yang tersasar terlalu jauh dari pantai Okinawa. Kebetulan juga dia membawa camera untuk memotret bawah laut.

4.Kejaiban di bawah permukaan laut Alexandria, Mesir





Reruntuhan ini dipercaya merupakan kota Alexander Agung, di mana istana Cleopatra berada. Tenggelamnya kota itu diperkirakan terjadi 1.500 tahun lalu akibat gempa bumi dahsyat. Bersamaan dengan terbenamnya istana itu, tenggelam juga artefak-artefak yang menghiasi istana, serta bangunan-bangunan lain dari istana Cleopatra itu. Reruntuhan kota yang ditemukan di dasar laut ini, memang sengaja tidak diangkat ke daratan. Pemerintah setempat berencana menjadikannya lokasi ajaib bawah laut itu sebagai wisata air.

5.Misteri Stones Baalbek di Libanon





Kuil Romawi yang terbesar yang pernah dibangun dan kini tinggal reruntuhannya, sebenarnya bukan di Yunani atau Roma, tapi justru di Baalbek, Libanon. Kuil itu dihancurkan oleh Kaisar Bizantium Theodosius, beruntung tidak semua bagian musnah. Masih ada 6 dari 54 kolom, yang masih berdiri hingga kini. Enam kolom inilah menjadi saksi sejarah dan meninggalkan jejak mistri yang menunggu diungkap.

Meskipun sisa-sisa kemegahan kuil ini masih terlihat jelas, namun sebenarnyalah, kuil ini sempat terbengkalai akibat perang. Selama beberapa dekade, jarang sekali wisatawan berkunjung ke tempat ini akibat perang. Untungnya juga, perang tidak sampai menghancurkan kuil bersejarah ini.

6. Tiga Lingkaran Batu Kuno Megalithic





Di selatan Turki, tepat di utara perbatasan dengan Suriah, terdapat tiga lingkaran batu megalitik berusia ribuan tahun, lebih tua daripada batu lingkaran Stonehenge. Anehnya, lingkaran-lingkaran batu kuno ini dibangun oleh kelompok pemburu pada masa itu. Sebelumnya, dipercaya bahwa manusia purba tidak mungkin bisa membuat bangunan itu, sampai mereka mencapai taraf kemajuan tertentu.

Ketika ditemukan, lingkaran batu itu dalam keadaan terkubur. Tak ada yang tahu apa alasan atau latar belakang kenapa benda itu terkubur. Namun sebagian orang percaya bahwa Göbekli Tepe dan wilayah sekitarnya adalah awal dari sejarah manusia yakni lokasi Taman Eden sebagaimana yang dikisahkan dalam Alkitab..


7. Pulau Paskah



Pulau Paskah, juga dikenal sebagai Rapa Nui atau Isla de Pascua, adalah sebuah pulau Polinesia di tenggara Samudra Pasifik, yang paling terkenal dengan patung-patung yang monumental yang diciptakan oleh orang-orang Rapanui.


Patung-patung, yang disebut Moai, adalah bagian dari penyembahan leluhur pulau yang dilakukan oleh masyarakat setempat pada masa itu. Patung-patung itu diduga dibuat antara 1250 dan 1500 Masehi.

Moai terberat berbobot 86 ton. Ini menggambarkan betapa besar prestasi mereka yang mampu menciptakan rapanui, juga memindahkan patung-patung yang beratnya mencapai puluhan ton. Beruntung, patung-patung kuno ini sebagian masih bisa dilihat diRaraku, tetapi ratusan patung lainnya dipindahkan ke pulau-pulau sekitar.

8.Stonehenge, Monumen Prasejarah di Inggris





Mungkin monumen kuno yang terbilang masih dalam kondisi baik adalah Stonehenge, terletak di Wiltshire, Inggris. Bangunan purba ini diperkirakan dibangun 2500 sebelum masehi, namun kemudian mengalami revisi dan renovasi terus menerus selama 1400 tahun. Meskipun segala teori dan spekulasi dikemukakan, tapi tak seorang pun tahu apa tujuan awal dari monumen prasejarah ini dan tetap salah satu misteri terbesar bumi.

9.Machu Picchu



Machu Picchu adalah kota peninggalan bangsa Inca yang paling terawat baik. Kota kerajaan ini tersembunyi di pegunungan Andes Peru, berada di pegunungan yang tinggi dengan jalan yang terjal namun pada puncaknya datar. Sebuah lokasi, yang konon merupakan tempat pelarian bangsa Inca dari kejaran Spanyol.

Kota ini selama berabad-abad tersembunyi dan terisolasi dari dunia luar sampai kemudian seorang arkeolog, Hiram Bingham, menemukannya pada tahun 1911. Berdasarkan penelitian, diperkirakan kota Machu Picchu dibanun pada 1450 masehi sebagai tempat persembunyian penguasa Inca Pachacuti.


10.Great Zimbabwe Ruins



Hanya sedikit orang yang tahu bahwa Zimbabwe, Afrika, memiliki reruntuhan batu kuno tertua di dunia. Lokasinya di pedesaan. Diduga, reruntuhan batu kuno itu dulunya adalah bangunan yang dihuni oleh 18.000 jiwa. Begitu besarnya bekas-bekas reruntuhan, maka disebut Great Zimbabwe Ruins.

Berdasarkan penelitian, bangunan itu dibangun pada abad ke-11, uniknya bangunan itu didirikan tanpa menggunakan semen. Tidak ada yang tahu pasti mengapa situs itu akhirnya ditinggalkan.


11. Peru's Chavín de Huantar Ruins



Meskipun tidak setenar Machu Picchu, reruntuhan Chavín de Huantardi Peru juga merupakan Situs Warisan Dunia menarik yang berisi sisa-sisa artefak yang dibangun oleh Chavín, Inca pra-budaya, sekitar 900 SM

Situs ini berfungsi sebagai tempat berkumpul bagi orang-orang di daerah tersebut untuk berkumpul dan beribadah.

Tidak jelas mengapa budaya Chavín menghilang, meskipun beberapa percaya bahwa reruntuhan Chavín de Huantar menawarkan petunjuk tentang mengapa beberapa peradaban menghilang.

Kebanyakan teori menyebut musnahnya Chavín karena kondisi lingkungan termasuk terjadinya gempa bumi, sementara dugaan lain adalah perebutan kekuasaan.

12. Coral Castle, Monumen Cinta Yang Hilang, di Florida






Bagaimana menjelaskan seorang laki-laki bertinggi 5 feet dengan berat 100 pon, membangun taman yang rumit dengan menggunakan potongan-potongan batu karang yang masing-masing beratnya berton-ton? Coral Castle, di Homestead, Florida, merupakan sebuah keajaiban yang sulit dijelaskan akal sehat. Terlebih lagi, laki-laki yang membangun castle itu konon hanya berpendidikan setingkat kelas 4 SD.

Adalah Ed Leedskalnin, seorang imigran Latvia, yang membangun monumen yang disebut monumen cinta yang hilang. Aneh! Kisahnya,pembangunan monumen ini bak kisah roman yang mengharu biru. Ed Leedskaini mulai membangun castle itu pada tahun 1923, setelah ditolak cintanya oleh tunangannya di Latvia hanya beberapa hari sebelum pernikahan mereka. Dan ia pun mengabdikan hidupnya untuk menyelesaikannya (monumen).

Sayangnya, dia meninggal sebelum menumen cintanya selesai dibangun. Akan tetapi, setelah ia meninggal, 1951, konstruksi bangunan itu diteruskan pembangunannya.

Bukan kisah romantis ini yang bikin para ahli bingung, namun mereka heran dan takjub karena Leedskalnin, membangun sendiri benteng katang itu. Lebih bingung lagi, karena pria itu sebenarnya hanya berpendidikan hingga kelas empat, namun anehnya ia mampu membangun benteng yang rumit itu, sesuatu yang sebenarnya hanya bisa dilakukan oleh para ahli bangunan. Ini sungguh tak bisa dipahami. Bahkan seorang insinyur menyebut, bahkan Albert Einstein pun belum tentu mampu memahami keajaiban ini.


Sumber: http://www.matabumi.com/berita/mengungkap-kisah-12-monumen-paling-misterius-di-dunia

Para ilmuwan mengidentifikasi penyebab kehancuran peradaban suku Maya

Selama 1200 tahun suku Maya mendominasi Amerika Tengah. Pada puncak kejayaannya sekitar tahun 900 Masehi, kota-kota Maya dipadati oleh sekitar 2.000 orang per mil persegi, sama dengan kota Los Angeles saat ini. Bahkan di wilayah pedesaan, penduduknya tetap menunjukkan jumlah yang besar, 200 - 400 orang per mil persegi. Namun tiba-tiba, semuanya menjadi sunyi. Dan kesunyian ini adalah saksi salah satu kehancuran demografis dalam sejarah umat manusia, runtuhnya peradababan suku Maya.


Beberapa pembaca blog ini bertanya : Apa yang menyebabkan peradaban Maya yang luar biasa runtuh begitu saja ? Pertanyaan ini tepat waktunya karena baru-baru ini, yaitu pada tanggal 6 Oktober 2009, nasa merilis hasil penelitian mereka mengenai penyebab kehancuran peradaban Maya. Jadi informasi ini masih termasuk baru.

Jadi apa yang terjadi ? Beberapa peneliti yang dibiayai oleh NASA berpikir bahwa mereka mengetahui jawabannya.

"Mereka menyebabkan kemusnahan mereka sendiri," Kata arkeolog veteran Tom Sever.

"Suku Maya sering digambarkan sebagai masyarakat yang tinggal dalam keharmonisan dengan lingkungannya," Kata mahasiswa PhD Robert Griffin. "Namun seperti kebudayaan lain sebelum dan sesudah mereka, mereka menebang hutan dan menghancurkan lingkungannya untuk bertahan hidup di masa sukar."

Menurut para peneliti, musim kemarau panjang muncul pada waktu yang bersamaan dengan hilangnya peradaban bangsa Maya. Dan pada saat kehancurannya, penduduk Maya juga menebang begitu banyak pohon untuk menyediakan lahan jagung bagi populasi mereka yang terus berkembang. Selain itu mereka juga menebang pohon-pohon untuk membuat kayu bakar dan membuat bangunan.

"Paling sedikit mereka harus menebang sekitar 20 pohon untuk memanaskan batu kapur hanya untuk membuat plester kapur seluas 1 meter persegi yang digunakan untuk membangun kuil megah, waduk dan monumen," Kata Sever menjelaskan.

Ia dan timnya menggunakan simulasi komputer untuk merekonstruksi bagaimana penggundulan hutan memainkan peranan penting dalam memperburuk musim kemarau yang melanda. Mereka juga mengisolasi efek penggundulan hutan dengan menggunakan model iklim komputer yang terbukti akurat : PSU/NCAR mesoscale atmospheric circulation model, yang juga dikenal dengan sebutan MM5 dan Community Climate System Model atau CCSM.

"Kami membuat model untuk skenario terbaik dan terburuk : pertama, 100 persen penggundulan hutan di wilayah Maya dan kedua, tidak ada penggundulan hutan," Kata Sever. "Hasilnya mengejutkan. Hilangnya semua pohon ternyata dapat menyebabkan temperatur naik 3-5 derajat dan curah hujan berkurang 20-30 persen."

Hasil penelitian ini memang memberikan informasi baru, namun penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memberikan penjelasan lengkap mengenai mekanisme runtuhnya suku Maya. Catatan arkeologi mengungkapkan bahwa walaupun sebagian kota-kota Maya lenyap pada masa kemarau panjang, beberapa kota berhasil bertahan.


"Kami percaya bahwa kekeringan panjang membawa dampak berbeda di wilayah yang berbeda." Kata Griffin. "Kami juga percaya bahwa naiknya temperatur dan berkurangnya curah hujan yang diakibatkan oleh penggundulan hutan menyebabkan masalah serius kota-kota Maya."

Suku Maya melakukan penggundulan hutan dengan menggunakan metode agrikultur tebang dan bakar, sebuah metode yang masih digunakan oleh mereka hari ini.

"Kita tahu bahwa setiap 1 hingga 3 tahun setelah menanami sebuah lahan, lahan tersebut harus didiamkan selama sekitar 15 tahun untuk memulihkan mineral-mineralnya. Pada masa itu, pohon-pohon dan vegetasi dapat tumbuh kembali di lahan itu sementara kita dapat menebang dan membakar wilayah lain untuk ditanami."

Namun, apa jadinya jika kita tidak mendiamkan sebuah lahan cukup lama untuk memulihkan mineralnya ? Dan apa jadinya jika kita terus menebang hutan untuk memenuhi kebutuhan makanan yang terus bertambah ?

"Kami percaya itulah yang terjadi," Kata Griffin. "Suku Maya menebang habis sebagian besar wilayah dan mereka melakukan pertanian secara berlebihan."

Kekeringan bukan hanya membawa kesulitan untuk pertanian, namun suku Maya juga mengalami kesulitan menyimpan air untuk persediaan musim kemarau.

"Kota Maya mencoba untuk menyimpan persediaan air 18 bulan di waduk," Kata Sever. "Contohnya, di Tikal ada waduk yang menampung jutaan galon air. Tapi tanpa curah hujan yang cukup, waduk itu menjadi kering." Kelaparan dan kehausan melanda. Dan selanjutnya menjadi sejarah.

"Di beberapa kota Maya, kuburan massal yang ditemukan berisi beberapa kelompok tengkorak dengan potongan batu jade di giginya, yang memang biasanya hanya dipakai penduduk kelas atas suku Maya. Hal ini mungkin menunjukkan adanya pembunuhan massal para kaum aristokrat." Kata Sever lagi.

Ia percaya bahwa penggundulan hutan dan kemarau yang menyebabkan kelaparan mungkin telah membawa akibat lainnya seperti perang saudara dan wabah penyakit.

Banyak fakta yang terungkap ini berasal dari pencitraan gambar oleh satelit. "Dengan menginterpretasikan data infra merah satelit, kami mengidentifikasi ratusan kota-kota kuno Maya yang ditinggalkan yang bahkan sebelumnya tidak pernah diketahui.

Suku Maya menggunakan plester kapur sebagai fondasi pembangunan kota-kota mereka yang penuh dengan kuil-kuil indah, observatori dan piramid. Selama ratusan tahun, Kapur tersebut meresap kedalam tanah. Hasilnya, vegetasi di sekitar reruntuhan bangunan Maya terlihat berbeda dalam pencitraan infra merah, bahkan sampai hari ini."

"Teknologi ruang angkasa telah merevolusi arkeologi." Sever menyimpulkan."Kami menggunakannya untuk menyelidiki tragedi masa lampau untuk mencegah hal itu terjadi di masa kini."

Notes :
Mungkin banyak dari kita yang belum tahu bahwa yang lenyap dari suku Maya hanyalah kerajaan dan peradaban yang menyertainya, sedangkan saat ini keturunan suku Maya masih tersebar dengan luas di wilayah Mexico, Guetamala, Honduras dan El Salvador dengan populasi sekitar 7 juta orang.

Oh ya, penyebab kehancuran suku Maya yang diakibatkan oleh penggundulan hutan mirip dengan penyebab kehancuran peradaban Easter Island. Jadi mungkin anda juga ingin membaca mengenai
Easter Island dan Moai.

(science.nasa.gov)
From : enigma

Arkeolog Perancis Temukan Jejak Dinosaurus Terbesar

Jejak dinosaurus di Plagne, Perancis timur. Menurut para peneliti, jejak ini adalah yang terbesar yang pernah ditemukan.

KOMPAS.com — Para peneliti menemukan setidaknya 20 jejak dinosaurus dengan diameter 1,4-1,5 meter yang tersebar di area seluas 10 hektar di kawasan Pegunungan Jura, Perancis timur. Jejak dinosaurus ini diduga sebagai jejak yang paling besar yang pernah ditemukan.

Peneliti Jean-Michel Mazin dari National Center of Scientific Research, Perancis, Rabu (7/10), menduga masih ada ratusan, bahkan ribuan, jejak yang terpendam.

Daerah Jura diyakini pernah menjadi tempat berkumpulnya Sauropod, dinosaurus terbesar dan berleher panjang yang memakan tumbuh-tumbuhan 150 juta tahun yang lalu.

Dari jejak yang ditemukan, Sauropod diperkirakan memiliki berat 33-44 ton dengan panjang 25 meter. Dari jejak itu pun, para peneliti bisa mengetahui perilaku dan kebiasaan Sauropod. (LUK)

Fondasi Kuno 1300 Tahun Lalu Ditemukan di Indonesia

MALANG, KOMPAS.com - Sebuah peninggalan purbakala kembali ditemukan di kawasan Dinoyo, Malang. Kali ini, pekerja di proyek perumahan Planet Regency, sekitar 500 meter di sisi barat Universitas Islam Malang (Unisma), secara tak sengaja menemukan deretan batu bata berukuran besar di lokasi pembangunan.


Arkeolog dari Universitas Negeri Malang, Dwi Cahyono, meyakini, deretan batu bata berukuran tak lazim itu merupakan semacam pondasi dari sebuah rumah di masa Kerajaan Kanjuruhan, 1.300 tahun silam.

”Itu memang ciri batu bata pada zaman itu,” kata Dwi, ditemui saat melihat langsung temuan ini, Kamis (15/10).

Batu bata tersebut memang berukuran tak lazim bila dibandingkan dengan batu bata yang digunakan zaman sekarang . Ukurannya 22×12x9 cm, atau hampir lebih besar tiga kali lipat dari batu bata pada umumnya.

Meski banyak yang sudah rusak, namun sebagian batu bata dalam deretan pondasi itu masih ada yang ditemukan dalam kondisi nyaris sempurna.

Para pekerja proyek perumahan menemukan batu bata tersebut tiga bulan lalu, saat membuka lahan untuk memulai pembangunan. Selain batu bata, juga ditemukan serpihan gerabah yang diduga sebagai perabot saat itu.

Penemuan ini semakin membuat ahli sejarah yakin, kawasan Dinoyo dan Tlogomas merupakan bekas pusat peradaban penting di masa kerajaan Kanjuruhan.

”Ini tak mengherankan, karena beberapa kali ditemukan peninggalan purbakala lain di kawasan ini,” kata Dwi.

Di bawah Pasar Dinoyo misalnya, pernah ditemukan arung (saluran drainase). Temuan serupa juga ada di sisi barat SPBU Tlogomas, atau tak sampai sekilometer dari Pasar Dinoyo. Begitu pula dengan beberapa temuan lingga yoni, atau patirtan (sumber air suci) di kawasan ini.

Menurut Dwi, temuan pondasi batu bata kuno ini bisa menunjukkan keadaan sosial di sekitar kawasan. ”Artinya, kawasan ini dulunya dihuni orang-orang dengan kondisi ekonomi cukup mapan. Kalau orang biasa, rumahnya tentu tidak pakai bata, bisa jadi hanya beralas tanah,” ujarnya.

Dengan adanya temuan ini, Dwi berharap akan ada tindak lanjut dari dinas-dinas terkait di bawah pemerintah kota. Salah satunya, untuk turun tangan mengingat temuan ini berada di tanah komersial.

”Kalau temuan ini bisa menjadi petunjuk ke penemuan yang lebih besar, tentu lokasi ini harus dipugar,” ungkap Dwi. (ab)

Fakta Artefak Rumah Nabi Muhammad saw dan Sayyidah Khadijah as yang Telah Dihancurkan


http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/rumah-nabi-sayyidah-khadijah-tempat-mereka-berdua-tinggal-selama-25-tahun-pun-dibongkar.jpg


Ini adalah foto Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah as, tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun.


http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/reruntuhan-rumah-khadijah_o.jpg


Di atas ini gambar sisa runtuhan rumah Nabi Saw & Sayyidah Khadijah as yang dilihat lebih dekat.


http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/pintu-masuk-kmr-rasul-di-rmh-khadijah_o.jpg


Gambar di atas ini adalah runtuhan pintu masuk ke kamar Rasul Saw di rumah Sayyidah Khadijah as



http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/kamara-nabi-sayyidah-khadijah.jpg



Di atas ini adalah Gambar runtuhan tempat Sayyidah Fatimah as, puteri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan.




http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/tempat-ketika-sayyidah-fathimah-zahra-dilahrirkan_o.jpg


Gambar di atas adalah sisa runtuhan kamar Rasul Saw dan Sayyidah Khadijah as.


http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/mihrab-tempat-rasulullah-biasa-shalat-di-rmh-khadijah_o.jpg


Di atas ini adalah gambar runtuhan mihrab tempat Rasulullah saw bersolat.



http://qitori.files.wordpress.com/2007/12/kuburan-sayyidah-khadijah-al-kubra-putranya-qasim-di-pojok_o.jpg


Gambar di atas ini adalah makam Sayyidah Khadijah as (yang besar) dan puteranya, Qasim (yang kecil) di sudut.