Menang! Belanda Hampir Pastikan Lolos

Noretz Area - Berakhir sudah. Belanda pun berhasil menekuk Jepang dengan skor tipis 1-0, di Stadion Moses Mabhida Durban, Sabtu (19/6/2010)

Satu-satunya gol Belanda ditorehkan oleh Sneijder di menit ke 53 lewat tendangan keras nan terukur bak meriam. Setelah gol Belanda itu sebenarnya Jepang beberapa kali punya peluang untuk mengejar ketertinggalan. namun berkali-kali usaha itu pun pupus.

Dengan kemenangan ini alhasil Belanda pun hampir mengamankan tiket menuju babak selanjutnya, point enam dengan tiga gol tanpa kebobolan. Sementara Jepang masih dengan perolahan point 3 dan Denmark dan Kamerun sama-sama belum mengantongi poin akibat kekalahan dilaga pertama. Belanda tinggal satu lagi pertandingan yakni melawan Kamerun.

Jika Kamerun menang besar lawan Denmark nanti, lalu menang lagi lawan Belanda, posisi Belanda akan ditentukan oleh pertandingan terakhir antara Jepang dan Denmark. Jika Jepang juga menang atas Denmark, berarti akan ada tiga tim dengan dua kemenangan di Grup E. Dua tim dengan selisih gol lebih besar akan lolos ke fase gugur. Kalaupun ada memiliki selisih gol sama, kelolosan akan ditentukan oleh siapa yang paling banyak mencetak gol.

Tendangan keras dari luar kotak penalti dari Sneijder di menit 53 benar-benar seperti tembakan meriam. Kiper Jepang yang sebenarnya berhasil membaca arah bola dan menepis ternyata tak mampu menahan arus kuat bola yang melesat. Gawang Jepang pun bergetar.

Belanda unggul satu kosong atas Jepang. Gol dari Sneijder ini memanfaatkan umpat dari Van Versie yang sebelumnya berusaha mengeksekusi sendiri namun diblok pemain belakang jepanga. Tanpa menahan bola Sneijder pun langsung melesakkan bola ke mult gawang.

Belanda sepanjang babak pertama dan memasuki babak kedua memang lebih banyak mendominasi permainan lewat penguasaan bola. Meski memang Jepang juga sesekali melakukan serangan balasan yang cukup mengganggu barisan pertahanan Belanda.

Tertinggal 1-0 membuat Jepang mulai bermain terbuka dan permainan cepat dari sayap. Namun, ini menjadi bumerang bagi mereka. Ketika Ibrahim Afellay masuk menggantikan Sneijder, Jepang dua kali menghadapi ancaman dari gelandang PSV Eindhoven itu.

Ancaman pertama dari Afelay lahir di menit ke-85. Tinggal berhadapan dengan Kawashima, ia gagal meneroboskan bola ke celah kaki kiper Jepang tersebut. Ancaman kedua lahir dua menit sebelum bubar, tapi lagi-lagi membentur badan Kawashima.

Jepang menunjukkan ancamannya di menit-menit akhir. Shinji Okazaki mendapat umpan di depan gawang, namun tendangannya melambung tipis di atas mistar.

Susunan pemain:
Belanda (4-4-2): Stekelenburg; Van Der Wiel, Heitinga, Mathijsen, Van Bronckhorst; Van Bommel, Kuyt, Van der Vaart (Elia 72), De Jong; Sneijder (Afellay 83), Van Persie (Huntelaar 87).

Jepang (4-3-3): Kawashima; Komano, Nakazawa, Tulio, Nagatomo; Hasebe (Okazaki 77), Abe, Endo; Matsui, Okubo (Tamada 77), Honda.

Sumber: http://www.tribunnews.com/2010/06/19/menang-belanda-hampir-pastikan-lolos